Belajar Menghargai

Belajar menghargai seluruh pengalaman dan memetik pelajaran berharga daripadanya. Sumber: http://quotescloud.com/learn-to-appreciate-what-you-have-before-time-makes-you-appreciate-what-you-had-2/
Belajar menghargai seluruh pengalaman dan memetik pelajaran berharga daripadanya. Sumber: http://quotescloud.com/learn-to-appreciate-what-you-have-before-time-makes-you-appreciate-what-you-had-2/

Arnold, seorang lelaki paruh baya, sudah lama tinggal di kota itu. Dia dikenal sebagai orang yang sederhana, ringan tangan, berhati lembut, dan suka membantu. Dialah orang yang setiap ada kesempatan selalu mau menolong orang lain tanpa diminta dan tanpa meminta imbalan. Dia membantu orang lain karena memang dia ingin membantu. Suatu hari, ketika sedang menelusuri jalan kota yang penuh debu, dia melihat sebuah dompet agak kusam, tergeletak di salah satu sudut jalan itu. Dia mendekat dan mengambil dompet itu, dan ternyata isinya memang kosong. Tiba-tiba, seorang wanita berumur muncul bersama seorang polisi dan membawa Pak Arnold pergi.

Perempuan it uterus melontarkan pertanyaan kepada Arnol tentang di mana uangnya. Pak Arnol tidak menjawab sepata-kata pun, karena dompet memang kosong. Karena terus didesak, Pak Arnold pun menjawab, “Kosong bu, dompet itu kosong ketika saya menemukannya.” Mendengar itu, perempuan itu pun berteriak semakin kencang kepadanya, “Cepat kembalikan uang saya. Uang itu mau saya gunakan untuk membayar sekolah anak saya.” Seketika, Pak Arnold sadar bahwa perempuan itu sangat sedih karena kehilangan duit. Dia bisa menebak sepertinya perempuan itu seorang single mother. Pak Arnold kemudian berkata, “Ambillah ini, maaf atas ketidaknyamanan.” Perempuan itu pun segera meninggalkan polisi dan Pak Arnold, dan bergegas pergi.

Perempuan itu tampak sangat senang karena uangnya telah kembali. Tetapi betapa terkejutnya dia ketika menghitung uang yang diberikan Pak Arnold. Jumlah uang ternyata lebih banyak dua kali. Suatu hari, ketika dalam perjalanan ke sekolah anaknya untuk membayar sekolah, dia merasa ada seseorang paruh baya dan kurus sedang berjalan di belakangnya. Dia mengira laki-laki itu segera akan merampok dia, karena itu, perempuan itu pun bergegas menuju seorang polisi yang berdiri tidak jauh dari dia. Sepertinya polisi yang sama yang dahulu pernah menolong dia. Perempuan itu pun segera memberitahu polisi bahwa ada laki-laki yang sedang membuntuti dia. Tetapi tiba-tiba mereka melihat laki-laki itu terjatuh. Keduanya kemudian berlari menuju laki-laki itu, dan mereka sadar bahwa ternyata laki-laki itu yang dahulu menemukan dompetnya dan yang pernah ditangkap polisi atas aduan perempuan itu.

Pak Arnold tampak sangat temah dan tak-sadarkan diri. Polisi itu berkata kepada perempuan itu, “Dia tidak mengembalikan uangmu, dia justru memberikan uangnya sendiri kepadamu.” Keduanya kemudian menolong Pak Arnol supaya bisa berdiri. Pak Arnold kemudian berkata kepada perempuan itu, “Silakan lanjutkan perjalanan Anda dan bergegaslah ke sekolah supaya kau bisa membayar uang sekolahan anakmu. Saya melihat Anda dan terus mengikutimu untuk memastikan bahwa orang lain tidak akan merampok atau mencuri uang yang sangat kau butuhkan itu.” Perempuan itu terdiam dan tak berkata apapun.

Pelajaran moral: Hidup ini memberikan kepada kita pengalaman yang sangat aneh, karang-kadang mengejutkan, dan karang-kadang menjengkelkan. Kita dapat saja melakukan putusan yang keliru atau salah, kita dapat saja marah atau putus asah. Meskipun begitu, ketika kesempatan kedua datang, segeralah mengoreksi kesalahan-kesalahanmu dan berbaliklah kea rah yang benar. Belajarlah untuk menjadi lembut dan murah hati. Belajarlah menghargai apa yang telah diberikan kepadamu.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s