Filsafat dan Kiat Kencan

Seorang pemuda merasa deg-degan pada kencannya yang pertama. Dia grogi apa yang akan dikatakannya kepada pasangannya. Karena itu dia minta nasihat kepada sang ayah. Ayahnya kemudian memberi dia tips, katanya, ”Anakku, hanya ada tiga topik yang biasanya diomongkan dalam setiap kencan. Ketiga topik itu adalah tentang makanan, tentang keluarga, dan tentang filsafat.”

Si pemuda tadi sangat puas dengan nasihat-nasihat ayahnya. Dia pun segera melakukan kencan pertama. Dia segera menjemput pacarnya di rumahnya. Mereka pun berkencan di sebuah restoran cepat saji. Sambil menunggu pesanan makanan, keduanya memesan terlebih dahulu es krim. Ketika sedang menikmati es krim itu, kedua pasangan muda itu saling menatap, dan sang pemuda pun merasa sedikut gugup dan grogi. Dia segera mengingat tips yang diberikan ayahnya. Kepada sang pacar pemuda itu bertanya, ”Sayangku, apakah kamu menyukai kentang goreng?” Sang pacar menjawab, “Tidak!” Dan seketika keadaan menjadi sepi kembali.

Setelah beberapa lama kemudian sang pemuda ingat nasihat ayahnya. Segeralah dia memecah kesunyian dengan menanyakan pertanyaan kedua kepada pacarnya, ”Apakah kamu punya saudara?” Sekali lagi sang pacar menjawab tidak, dan kesunyian kembali menyeliputi keduanya.

Si pemuda akhirnya memainkan kartu terakhirnya. Dia segera mengingat nasihat ayahnya dan mengajukan pertanyaan terakhir kepada pacarnya, ”Jika Anda punya saudara, apakah saudaramu itu menyukai kentang goreng?”

Satu pemikiran pada “Filsafat dan Kiat Kencan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s