Mengejar Teroris

Semalam tiba-tiba putriku bercerita, katanya, “Pak, tadi siang aku lihat orang menempel gambar Nurdin M. Top di tembok pagar sekolahku, dekat penjual bakso. Nurdin M. Top itu teroris ya, Pak!” Tentu saya kaget karena anak seusia dia sudah tahu apa yang terjadi. Memang karena saya sering menyetel televisi berita, jadi saya rasa dia tahu apa yang terjadi di tepublik ini.

Yang juga saya sadari dengan informasi ini adalah bahwa kampanye menangkap teroris sudah cukup gencar dilakukan, bahkan sampai ke pelosok-pelosok. Anak-anak saja tahu hal ini. Tapi pertanyaannya, kapankah kira-kira polisi bisa menangkap para teroris itu? Tampaknya akan sulit, terutama menangkap Nurdin M. Top. Membaca Majalah Tempo edisi minggu ini (9 Agustus 2009) mengingatkan kita betapa sulitnya menangkap Nurdin.

Saya kira dibutuhkan kerja sama semua pihak, terutama masyarakat. Apalagi masyarakat kita yang permisif, yang tidak peduli atau tidak menaruh curiga pada orang baru. Jadi kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan.

3 pemikiran pada “Mengejar Teroris

  1. Well, seharusnya di pamflet itu juga di lengkapi deskripsi yang lebih detail. misal : ” karena dia selama ini di gambarkan sebagai muslim yang taat, dahi nya bisa dimungkinkan ada flek hitam tanda sujud, Tidak merokok,dan menyisakan sedikit bulu di dagu, serta sedikit bicara di tempat umum.
    Mengenai Logat melayu nya, kami bisa yakin dia pasti sudah merubahnya, menjadi logat jawa,atau bahkan sunda. smoga lekas terdeteksi.amiin.

  2. Betul sekali. Nah, ini yang saya kira menjadi tantangan: bagaimana mencegah terjadinya terorisme. Jadi, daripada sibuk mengejar pelaku, mungkin lebih baik mencegahnya sejak awal. Tapi, bagaimana ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s