KUNCI KESUKSESAN ADA DALAM DIRI SETIAP ORANG

share-the-key-1-kecil——————————————————————————————————————— Judul Buku : Share the Key. 30 Teknik Terapan NLP Motivasi Pengarang : Krishnamurti Tebal : 258 halaman Penerbit : Kanisius, Yogyakarta: 2008 ———————————————————————————————————————

Majalah Warta Bisnis menobatkan dia sebagai salah satu dari 20 Top Motivator Indonesia. Dialah Krishnamurti, putra kelahiran Palembang 44 tahun silam, yang bercita-cita memotivasi orang supaya bisa berubah dari keadaan “miskin mental” menuju keadaan “kaya mental”. Melalui media talk-show di radio, seminar di berbagai daerah di tanah air, atau berbagi gagasan di media massa cetak atau elektronik, mindset motivator lulusan Neuro Language Programming (NLP) dari NLP Academy, London ini berusaha mengubah mindset orang, bahwa kesuksesan siapa saja bisa sukses dalam hidup.

Krishnamurti sekarang boleh berbangga hati. Setelah melatih dan berceramah di lebih dari 6.000 kelas dalam kurun waktu enam tahun, pria klimis yang “ingin jadi berguna” bagi setiap orang ini akhirnya menerbitkan sebuah buku berjudul Share the Key. 30 Teknik Terapan NLP Motivasi. Buku kecil dengan desain sangat bagus ini tergolong unik, tidak saja karena dilengkapi CD dan sebuah buku bonus “Teknik Cepat dan Teruji Jadi Miliarder” setebal 24 halaman, tetapi juga karena dilengkapi 70 untaian kata mutiara pemberi motivasi. Tentu buku ini memiliki peran tersendiri dalam memotivasi orang ketika situasi sosial, ekonomi, dan politik sehari-hari cenderung mengecewakan dan frustrating.

Struktur buku ini pun unik. Sebagai pemegang kunci kesuksesan, Krishnamurti ingin membagi pengalaman hidupnya melalui 39 teknik terapan NLP motivasi yang dibungkus dalam 7 fundasi utama. Sebagai petunjuk teknis memotivasi mindset, buku ini berisi anjuran, nasihat, dan latihan bagaimana memotivasi diri (pikiran) untuk meraih kesuksesan.

Bagi Krishnamurti, perubahan mindset harus dimulai dengan perubahan keyakinan diri. Orang harus menyadari bahwa dirinya dilahirkan sebagai pemenang (baca: menjadi orang sukses), dan itulah “kodratnya” (hlm 25-26). Kunci untuk menjadi pemenang ada di tangan setiap orang (hlm. 28). Karena itu, orang harus meyakini “kodratnya” ini, menetapkan cita-citanya setinggi mungkin, dan memutuskan dengan berani untuk mewujudkan cita-cita tersebut (hlm. 33-40).

Tentu orang tidak mendadak menjadi sukses, karena ada seribu satu hambatan; salah satunya adalah hantu kegagalan masa lalu. Melalui teknik memotivasi mindset, Krishnamurti meyakinkan pembaca, bahwa masa lalu bias diselesaikan. Yang mungkin baru adalah penyembuhan masa lalu melalui kekuatan nafas (hlm. 63-70). Intinya, melalui olah nafas, orang dibiasakan untuk menyadari diri dan lingkungannya, menerima dan berdamai dengan keadaannya, kemudian mensugesti diri untuk meraih keadaan yang lebih baik dan sukses.

Setelah bedamai dengan masa lalu, Krishnamurti mengusulkan agar langkah selanjutnya adalah keberanian untuk mentransformasi diri dan komitmen menghidupi kekiniaan. Masa lalu dengan berbagai kegagalan dan pengalaman pahit tidak cukup diterima atau dimaafkan. Karena buku ini sebuah teknik memotivasi mindset, maka yang dibutuhkan adalah usaha manusia keluar dari pikirannya sendiri mengenai kegagalan. Bagi Krishnamurti, masalah terbesar sebenarnya ada di pikiran, karena itu penting sekali mentranformasi pikiran dari keadaan sedih, kacau, putus asa (kegagalan) kepada optimisme dan penuh harapan, bahwa dirinya “ditakdirkan” untuk sukses. Sekali lagi, tranformasi ini tidak terjadi secara mendadak, tetapi melalui berbagai proses dan tahapan (hlm 82-88). Yang penting dari semua tahapan transformasi diri itu adalah kesadaran bahwa alasan untuk perubahan diri lahir sebagai kekuatan maha dasyat dari dalam diri setiap orang. “Sesungguhnya sangat sederhana untuk menjadi berhasil. Kita hanya perlu satu Guru, satu Kiblat saja. Guru itu adalah di dalam diri kita” (hlm. 93).

Memotivasi pikiran untuk meraih keberhasilan tidak akan bermakna apa-apa kalau seseorang tidak memiliki komitmen untuk menghidupi kekinian, memutuskan untuk memulai perubahan saat ini juga. Sasaran utama buku ini sebenarnya bukan menambah pengetahuan yang baru mengenai bagaimana memotivasi pikiran. Buku ini mendorong pembacanya berani memutuskan untuk berubah, sekarang juga atau tidak sama sekali. Itulah alasan mengapa Krishnamurti menantang pembacanya untuk menghidupi keseharian dalam keadaan fokus, termotivasi, sambil terus berusaha secara konsisten mewujudkan apa yang dicita-citakan.

Hidup manusia memang tidak gampang sebagaimana diteorikan. Bagi yang pernah gagal, pengalaman pahit sering menjadi momok yang menakutkan, bahkan menarik seseorang ke belakang. Bagi yang belum pernah gagal, ketidakpercayaan pada potensi diri pun sering menjadi hambatan. Ini disadari betul oleh Krishnamurti, bahwa menyelesaikan dan mengampuni masa lalu dan memotivasi pikiran untuk maju harus diikuti oleh pertama, tekad untuk menjaga api semangat tetap menyala di dalam hati. Dan itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya selalu melakukan refleksi diri atas berbagai hal yang telah dikerjakan (hlm. 183-194). Kegiatan ini menjadi semacam evaluasi diri untuk melihat hal-hal yang bisa menghambat kemajuan diri dan kekuatan yang mampu mengubah hambatan menjadi jalan menuju kesuksesan. Inilah yang menjadi semacam spiritualitas yang mendorong orang untuk maju. Krishnamurti akan terus “menghipnotis” pikiran pembacanya, “Keep on moving” (hlm. 237), jangan panik, tetap tenang menghadapi berbagai tantangan, karena “Kamulah yang dapat menyelesaikan semuanya” (hlm 255).

Kedua, pentingnya memiliki misi hidup. Memang seseorang penting memotivasi pikirannya untuk terus maju dan meraih kesuksesan. Orang juga harus berani menghidupi kesehariannya. Tetapi tidak kalah penting adalah perlunya menetapkan misi hidup. Supaya mencapai kesuksesan dalam hidup, orang harus tahu tujuan hidupnya, apa yang ingin dicapai dalam hidup, apa tujuan tertinggi hidupnya, dan sebagainya (hlm 151-160). Misi hidup inilah yang menjadi semacam kobaran api yang menyala-nyala dalam diri, yang mendorong dan memotivasi setiap orang untuk merealisasikannya.

Buku ini bukanlah sebuah tinjauan teoretis ilmiah mengenai motivasi, sehingga tidak perlu merumuskan struktur dan alur pikiran yang logis dan komprehensif. Penulis buku ini pun tidak bermaksud demikian. Kekuatan buku ini terletak pada berbagai teknik motivasi pikiran yang sangat sederhana dan siap dioperasikan oleh siapa saja. Tentu kembali ke masing-masing kita, apakah siap dan berani mengubah hidup demi meraih kesuksesan? Kalau siap, bacalah buku ini dan ikuti setiap langkah konkret yang dikemukakan Krishnamurti.

2 pemikiran pada “KUNCI KESUKSESAN ADA DALAM DIRI SETIAP ORANG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s