Ketakutan Kaum Minoritas?

Kota BekasiPilkada Kota Bekasi belum lama berakhir. Ada sejuta pengalaman yang bisa di-sharekan. Di tempat saya memilih, misalnya, pasangan atau calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung PKS menang telak. Lantas, kami yang beragama non-muslim agak resah, apa yang akan terjadi di Kota Bekasi.

Keresahan semacam ini tentu beralasan, karena berbagai peristiwa dan konflik atas nama agama yang terjadi di sekitar kita. Hal yang paling ditakutkan tentu penerapan syariat Islam di wilayah Kota Bekasi. Karena ketakutan semacam ini pula tidak mustahil kemudian orang-orang Kristiani memilih Mochtar Muhammad yang diusung PDIP dan partai-partai nasionalis.

Meskipun M2R sudah menang dan sekarang menjadi wali kota Bekasi, pertanyaan yang masih menghantui adalah apa yang akan terjadi di Bekasi jika yang menang adalah partai politik dengan basis ideologi dan agama Islam? Apakah itu menjadi pertanda berakhirnya pluralisme di Bekasi?

Mungkin pertanyaan semacam ini terlalu berlebihan. Tetapi sampai saat itu belum cukup tanda dan bukti yang menjamin bahwa pluralitas akan terjamin di Kota Bekasi meskipun yang menang Pilkada bukan berasal dari pastai nasionalis. Atau, jangan-jangan ini hanya ketakutan semata dari kaum minoritas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s