Elit Politik Saling Memfitna

Ruang publik kita tengah diwarnai oleh “perang” antara Amin Rais dan SBY. Pasalnya, Amin Rais yang mengaku telah menerima sejumlah dana untuk kepentingan kampanye presiden dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mendesak agar calon presiden lainnya juga mengakui hal yang sama. Mas Amin bahkan tidak segan-segan menyebut nama, termasuk “menyerang” SBY dan JK yang katanya tidak hanya menerima dana dari DKP, tetapi juga dari luar negeri.

SBY membalasnya dengan mengatakan bahwa apa disampaikan Amin Rais dan kubunya merupakan fitnah. Presiden SBY sendiri dan kubunya membantah menerima dana DKP.

Masyarakat semakin kebingungan. Mengapa? Ada sejumlah hal yang tidak terbuka, terutama mengenai aliran dana kampanye. Para elit politik dan partainya sangat pandai memanfaatkan celah hukum untuk mengumpulkan dana dalam jumlah yang tinggi demi mewujudkan cita-cita politiknya. Karena itu, lebih dari desakan untuk menegakkan hukum di Indonesia seadil-adilnya, sebagai masyarakat biasa kita sebenarnya meminta agar para elit politik kita bersikap jujur dan mengakui kekeliruan mereka.

Harus ada harga yang dibayar dari kejujuran kita. Dan ini tidak harus menjadikan kita takut untuk menjadi jujur. Semoga saja kejujuran merajai rana politik kita dan kita akan menjadi bangsa yang semakin beradab dalam berpolitik. Dan yang penting adalah agar masyarakat kita menjadi semakin sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s